Monday, 21 April 2014

Teriakan Teman Tulus, Tanda Kedekatan Closer To Tulus

Teriakan Teman Tulus, Tanda Kedekatan Closer To Tulus - Kesuksesan Closer To Tulus kemarin Jumat 18 April 2014 di Jogja memang membuat penonton merasa tersihir dengan lantunan lagu yang dibawakan. Bayangkan saja, semua penonton yang kebanyakan kaum hawa dengan  tanpa sadar teriak histeris saat Tulus mulai menyanyikan lagu pertamanya. Tidak hanya teriakan kagum dan terpesona saja, banyak juga para teman tulus yang mengoyangkan tangan dan tubuhnya serasa terhibur suara lagu berjudul “Teman Hidup". Dengan setting panggung yang lebih akrab dan dekat dengan penggemar telah menambah keriuhan goyangan tangan dan nyanyian bersama.

Kerinduan penggemar nonton secara live terbukti pada saat open gate, sudah banyak antrian tiket mengular panjang. Kebanyakan para penggemar masih berusia muda. Closer To Tulus di buka dengan band pembuka yaitu Batiga dan The Everyday. Sebelum Tulus naik panggung, dimulai dulu dengan MC yang mengadakan game dengan menyuruh beberapa penonton untuk naik ke panggung. Tanpa di komando, para Teman Tulus pun mulai merangsek kedepan mendekati panggung. Loyalitas penggemar pun teruji lagi ketika beberapa penonton di suruh naik kepanggung untuk menyanyikan lagu.


Lagu demi lagu telah di nyanyikan oleh Tulus. Interaksi penonton yang terjadi telah meningkatkan chemistry nyanyian malam itu. Suara khas Jazznya pun keluar namun tidak begitu jelas. Beberapa kali memang terjadi gangguan dengan sound systemnya. Seakan-akan ada gangguan medan pada Mic yang digunakan sehingga suara vocal-nya terasa kurang power. Untuk lagu tertentu, memang suara vocal-nya terasa banget kurang powernya.


Histeria penonton tejadi dari lagu pertama hingga lagu terakhir. Tanpa saya sadari, saya pun ikut dalam kehisteriaan penonton itu. Tampak di berbagai sudut Liquid Cafe, beberapa penonton duduk menikmati lagu sambil menggoyangkan tangan mereka. Meraka hanyut dan baur dengan Closer To Tulus malam itu.

Ini Closer To Tulus di Jogja ku, kalo Closer To Tulus mu gimana den ?

0 comments:

Post a Comment